MEDIA ONLINE CENTRANUSANEWS.MY.ID TERUPDATE DAN TERPERCAYA Operasi Keselamatan Semeru 2026 Digelar, Ditlantas Polda Jatim Imbau Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Operasi Keselamatan Semeru 2026 Digelar, Ditlantas Polda Jatim Imbau Masyarakat Tertib Berlalu Lintas


Centranusanews 3 februari 2026 

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur resmi menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang berlangsung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Jawa Timur.

Dalam pelaksanaannya, Operasi Keselamatan Semeru lebih mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, yaitu melalui edukasi, sosialisasi, serta imbauan kepada pengguna jalan agar memahami pentingnya keselamatan berkendara, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Adapun sejumlah pelanggaran yang menjadi fokus penindakan dalam operasi ini di antaranya adalah tidak menggunakan helm berstandar SNI, tidak memakai sabuk pengaman (safety belt), serta menggunakan ponsel saat berkendara yang dapat mengganggu konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Selain itu, petugas juga menyoroti perilaku berkendara di bawah pengaruh alkohol, karena kondisi tersebut sangat membahayakan keselamatan pengemudi dan pengguna jalan lain. Kesadaran untuk tidak mengemudi dalam keadaan tidak sadar penuh menjadi salah satu pesan utama dalam operasi ini.

Operasi Keselamatan Semeru juga menargetkan pelanggaran melawan arus lalu lintas, yang sering kali dianggap sepele namun berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal. Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi rambu dan marka jalan demi keselamatan bersama.


Tidak kalah penting, Ditlantas Polda Jatim juga memberikan perhatian khusus terhadap pengendara di bawah umur, yang secara aturan belum memenuhi syarat untuk mengemudikan kendaraan bermotor. Orang tua diharapkan berperan aktif dalam mengawasi anak-anak agar tidak mengendarai kendaraan sebelum waktunya.

Pelanggaran lain yang menjadi sasaran adalah berboncengan lebih dari satu orang pada sepeda motor, karena selain melanggar aturan, kondisi tersebut dapat mengurangi stabilitas kendaraan dan membahayakan penumpang.

Melalui operasi ini, kepolisian berharap masyarakat tidak hanya takut terhadap sanksi, tetapi lebih pada tumbuhnya kesadaran kolektif bahwa tertib berlalu lintas merupakan kebutuhan bersama demi menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Ditlantas Polda Jawa Timur menegaskan bahwa keselamatan di jalan bukan semata tanggung jawab petugas, melainkan hasil dari kerja sama antara aparat dan masyarakat dalam mematuhi aturan serta menjaga etika berkendara.

Dengan semangat Operasi Keselamatan Semeru 2026, masyarakat diharapkan dapat menjadikan keselamatan sebagai budaya, sehingga tercipta lalu lintas yang aman, nyaman, dan humanis di seluruh wilayah Jawa Timur. Centranusanews mengajak seluruh pengguna jalan untuk menjadi pelopor keselamatan demi masa depan yang lebih baik.

Penulis redaksi : Achmad wahyu

Lebih baru Lebih lama